Ayat Kelima Surat Al-Fatihakh berbunyi : Iyyakana’budu waiyyaka nasta’iin. Artinya Hanya kepadaMulah kami menyembah dan hanya kepadaMulah kami minta pertolongan. Ayat ini bisa dimaknai sebagai berikut.
Posted by: novellatief on: Januari 5, 2009
Shirothol ladzina an’amta ‘alaihim. Ghoiril maghdzubi ‘alaihim waladldlollin
Jalannya orang-orang yang telah Engkau beri nikmat atas mereka, bukan jalannya orang-orang yang Engkau murkai dan orang-orang yang dholim.
Yang kita minta kepada Allah petunjuk-NYA adalah bukan jalannya orang-orang yang dimurkai Allah dan bukan jalannya orang-orang yang Dholim. Orang-orang dimurkai adalah orang yang dalam kehidupan dunianya menentang dan tidak Baca entri selengkapnya »
Posted by: novellatief on: Januari 5, 2009
Ihdinash shirotholmustaqiim
Tunjukkanlah kami jalan yang lurus
Ihdinaa artinya tunjukanlah kami atau berilah hidayah pada kami. Sebagai seorang hamba, kita harus bisa merendahkan hati kita dengan selalu memohon petunjuk atau Hidayah pada Allah. Sebenarnya Allah sendiri telah memberikan pada manusia hidayah itu yaitu berupa (1) hidayah tabiat, (2) hidayah indra, (3) hidayah akal pikiran, (4) hidayah Ad-dien (agama).
Posted by: novellatief on: November 22, 2008
Ayat Kelima Surat Al-Fatihakh berbunyi : Iyyakana’budu waiyyaka nasta’iin. Artinya Hanya kepadaMulah kami menyembah dan hanya kepadaMulah kami minta pertolongan. Ayat ini bisa dimaknai sebagai berikut.
Posted by: novellatief on: Oktober 23, 2008
Maliki yaumiddin
Yang merajai Hari Pembalasan
Yaumiddin artinya hari pembalasan, yaitu kehidupan akhirat. Jika kita mengartikan kehidupan dunia sebagai masa untuk menyemai atau menanam, maka kehidupan akhirat adalah masa untuk menuai atau memanen.
Posted by: novellatief on: September 24, 2008
Arrahmanirrahim
Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Memaknai ayat ketiga Arrahmanir Rahim sebagaimana bagian akhir ayat pertama. Dengan memahami makna Arrahmanir Rohim ini marilah kita coba program makna yang mulia itu ke dalam pikirian kita, melalui bawah sadar (subconcious) melalui kontemplasi, dialog dengan nati nurani dan berdialog dengan Allah swt.
Posted by: novellatief on: September 23, 2008
If someone can do something, then it’s possible to me to do the same thing. Kalimat itulah yang sempat muncul dalam pikiranku ketika membaca tulisan pertama Pak Antony “Pengalaman Mempraktekkan NLP Dalam Kehidupan”. Kalau Pak Antony bisa lakukan penyembuhan (terapi) ala NLP, saya pun bisa lakukan itu. Apalagi dalam coaching NLP Practitioner lalu juga sudah di kasih model “Differensial-Integral Theraphy”nya Kang PuHong.
Posted by: novellatief on: September 22, 2008
Karena keinginan yang menggebu untuk lebih mengetahui NLP, saya coba sering membuka Portal NLP di www.portalnlp.com Saat saya klick “Dasar NLP”, dari sejumlah artikel yang tersaji saya tertarik sebuah judul : “NLP itu (seharusnya) mudah dan dapat mempermudah” yang ditulis oleh P. Ronny F. Ronodirdjo. Saya cermati dan baca dari awal sampi akhir artikel itu dan yaap! Sayapun teringat saat mengikuti Coaching A PRACTICING NLP PRACTITIONER, 23-27 Juni lalu.
Posted by: novellatief on: September 22, 2008
Setelah mengikuti NLP Practitioner Coaching, muncul keinginan untuk terus mempelajari, mengkaji dan coba menerapkan NLP dalam kehidupan sehari-hari. Mempelajari dan mengkaji NLP sebagai sains akan memberikan pemahaman tentang NLP itu sendiri dan bagaimana penerapannnya dalam kehidupan keseharian kita. Tentunya penerapan ini masih sebatas latihan-latihan untuk memberikan pengalaman bagi pemrograman subconsious mind. Baca entri selengkapnya »
Posted by: novellatief on: September 22, 2008
Selama lima hari dari tanggal 23 – 27 Juni 2008, mengikuti dinamic coaching “A PRACTICING NLP PRACTITIONER” aku sepertinya mendapatkan sebuah paradigma baru mengenai bagaimana cara untuk mengoptimalkan potensi diri yang Allah telah berikan pada setiap manusia. Aku mendapatkan wawasan baru, sedikit pemahaman tentang NLP dan penerapannnya dalam kehidupan sehari-hari. Baca entri selengkapnya »
Posted by: novellatief on: September 22, 2008
Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam
Makna ayat kedua dari Surat Al-Fatikhah ini bisa diuraikan sebagai berikut. Pertama, kalimat Alhamdulillah artinya segala puji bagi Allah. Bahwa keindahan alam semesta, keindahan makhluk, segala peristiwa atau kejadian di alam semesta yang membuat kita takjub dan memandangnya sebagai sesuai yang luar biasa, semua itu merupakan ciptaan Allah swt.
Komentar Terakhir